Sofia Mansoor
(original poem: Di Atas Kertas, by Eva Nukman)

my paper told me
you have 24 hours a day
to be a good translator or a good editor of a book
to be a great mom, a loving wife
to edit when you are still fresh in the morning
to translate an interesting novel in the afternoon
when drowsiness starts to embrace you
to translate scientific matters which makes you frown
when the night starts to creep in

my paper told me
you have 7 days a week
to be a good translator or a good editor of a book
to be healthy in body and mind
to participate in a religious gathering
to do an aerobic exercise, to swim once or twice a week
and to get away from the PC once in every hour

my paper told me
you have 30 days a month
to be a good translator or a good editor of a book
to be a good member of your community, a model citizen
to get together with the other women in the neighborhood
to volunteer in a nonprofit organization
to exchange ideas with your children’s teachers

my paper told me
you have 12 months a year
to produce a number of translations, a bunch of editing
in addition to writing your very own book
you decide the pace, the income

B U T

my paper seemed to forget that
I need the 25th hour of the day
to finish my proofreading task
since last night I was not in the mood to work well
lost a few minutes every time I had to tune in on each project
a friend called and pour her heart out
some asked about the children’s homework
the other asked for some advice on marriage and household,
medicines and health issues
which on behalf of my personal commitment is unlikely to decline

my paper seemed to forget that
I need the 8th day of the week
to complete my reviewing task
since last week we were carried away playing Rummikub,
and shoot some pool and table soccer

my paper seemed to forget that
I need the 32nd day of the month
to finish my translation on that particular subject
since last night my significant other was ill
my children were too demanding
my headache disturbed me again

my paper seemed to forget that
I need the 13th month of the year
to finish my translation on that particular book
since I have so much passion but less energy

my paper seemed to forget that
sometimes I simply need more time
to complete my translation
just because
I am only human

disclaimer:
these are what my paper told me; yours might say otherwise

* * * * * * * * * * * * * *

DI ATAS KERTAS
Eva Y. Nukman

Di atas kertas,
waktu 24 jam adalah cukup
untuk menjadi penerjemah dan penyunting buku yang baik,
menjadi ibu yang baik, menjadi istri yang baik:
menyunting di kala segar di pagi hari,
menerjemahkan novel yang menarik di siang hari
saat kantuk mulai menyerang,
menerjemahkan materi sains yang membuat kening berkerut
di malam saat hening.

Di atas kertas,
waktu satu pekan adalah cukup
untuk menjadi penerjemah dan penyunting buku yang baik,
sehat raga sehat jiwa:
pengajian,  aerobik, renang masing-masing satu atau dua kali sepekan,
dan memisahkan diri dari komputer tiap satu jam.

Di atas kertas,
waktu satu bulan adalah cukup
untuk menjadi penerjemah dan penyunting buku yang baik,
menjadi anggota masyarakat yang baik, menjadi warga negara yang baik:
arisan bersama ibu-ibu RT, relawan di yayasan nirlaba,
dan bertukar pikiran dengan para guru.

Di atas kertas,
waktu satu tahun adalah cukup
untuk menghasilkan sekian terjemahan, sekian suntingan,
plus sekali-sekali menulis buku sendiri:
kecepatan ditentukan, pendapatan diperkirakan.

TETAPI

kertas lupa memperhitungkan
suasana hati si pekerja lepas,
serta menit-menit yang hilang untuk setiap kali tune-in
pada masing-masing proyek.

kertas tidak memperhitungkan teman atau tetangga
yang datang atau menelepon untuk curhat
atau berkonsultasi tentang pendidikan anak,
perkawinan dan rumah tangga,
obat-obatan dan kesehatan—yang atas nama komitmen pribadi tak mungkin ditolak.

kertas tidak tahu
bahwa bermain rummikub, biliar, sepakbola meja bersama keluarga
terkadang begitu mengasyikkan dan melenakan.

kertas seolah menafikan
bahwa suami bisa sakit, anak bisa rewel, maag bisa kambuh.

kertas seakan belum pernah mendengar
bahwa ada pepatah yang mengatakan
“nafsu besar, tenaga kurang“.

kertas mungkin tidak sadar bahwa penerjemah juga manusia!

Disclaimer:
Ini berlangsung di atas kertasku, sangat boleh jadi tidak terjadi pada semua kertas.

Iklan